"verba volant scripta manent"

Home Top Ad

Foto bersama dari Instansi dengan Bidan Dusun Se-Kecamatan Sinoa appakabattu.com Camat Sinoa Bapak Ijas Fajar. SSTP. M. Ap menjadi ref...

LAUNCHING 1 DUSUN 1 BIDAN KEC. SINOA DIHARAP BISA MENJADI PROGRAM NASIONAL

Foto bersama dari Instansi dengan Bidan Dusun Se-Kecamatan Sinoa
appakabattu.com Camat Sinoa Bapak Ijas Fajar. SSTP. M. Ap menjadi reformer pada kegiatan Launching Program Layanan Kesehatan : 1 Dusun 1 Bidan bekerja sama dengan Puskesmas Sinoa yang diselenggarakan di Aula Kantor Camat Sinoa (18/10/2018). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh instansi, lembaga dan tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Sinoa.

Camat Sinoa dalam laporannya menyampaikan bahwa keberadaan 1 Dusun 1 Bidan di semua Desa yang ada di Kecamatan Sinoa diharapkan mampu memberi dampak positif terhadap pelayanan kesehatan, terkhusus pada ibu hamil dan anak mendapat pelayanan yang cepat, tanggap dan berkelanjutan.

Selama ini masyarakat cukup sulit dalam memperoleh pelayanan kesehatan karena jarak antara Dusun dengan ibu kota desa cukup jauh, apalagi masyarakat di desa masih memikirkan biaya transfortasi yang akan di keluarkan karena jarak tempuh yang cukup ekstrim.

Oleh karena itu Pemerintah Kecamatan Sinoa dan Puskesmas Sinoa membuat terobosan baru dengan memanfaatkan Alumni Kebidanan yang berdomisili di dusun masing-masing untuk di fasilitasi peralatan kesehatan agar memudahkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan anak.

Karena letak geografis antara satu dusun dengan dusun yang lainnya saling berjauhan sehingga terjadi ketimpangan dalam pelayanan kesehatan, karenanya kami dari Pihak Kecamatan menkoordinasikan kepada Puskesmas untuk mencari solusi, dan akhirnya muncullah gagasan ini yang di beri nama : 1 Dusun 1 Bidan” Tutur Camat Sinoa dalam sambutannya.

Pada kegiatan ini, turut hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng dr. Ichsan. Dalam kesempatannya berbicara, beliau sangat mengapresiasi inovasi-inovasi yang ada di Kecamatan Sinoa. Beliau juga menyampaikan bahwa yang ada di Indonesia itu adalah program 1 Desa 1 Bidan, sementara di Sinoa muncul program baru yang sangat bermutu yakni 1 Dusun 1 Bidan.

Pada tahun 2017, angka persalinan yang menggunakan sarana kesehatan di Kabupaten Bantaeng mencapai 80 %. Kemudian di tahun 2018 untuk sementara sudah mencapai angka 100 %. Kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan kesehatan dengan memanfaatkan sarana yang telah di sediakan oleh pemerintah mengalami peningkatan yang sangat drastis.

“Saya juga berharap bahwa program 1 Dusun 1 Bidan ini memberi dampak yang baik kepada masyarakat serta bisa di adopsi oleh kabupaten-kabupaten lain yang ada di Indonesia”. Ucap Pak Kadis sebelum akhirnya membuka acara Launching secara resmi.

(*SB)

1 comment:

Terima kasih telah berkunjung

View Post

PERTAMA DI SUL-SEL: PUSKESMAS SINOA BERINOVASI MEMBENTUK FMPP DAN SASKIA

Pertemuan antara Pengurus Forum Masyarakat Peduli Puskesmas dengan Camat Sinoa dan Kepala Puskesmas Sinoa yang bertempat di Puskesmas Sin...